Takalar // Liputan888 – Proyek pembangunan drainase lingkungan di Kelurahan Kalabbirang, Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, yang dikerjakan oleh CV. Bungkoa Karya Gemilang dengan anggaran senilai Rp 189.528.000,- menjadi sorotan tajam. DPP Lembaga Elang Hitam Nusantara Republik Indonesia (Elhan-Ri) menyampaikan keprihatinannya terkait dugaan pelaksanaan proyek yang tidak sesuai standar.

Salah satu Tim Investigasi Lembaga Elhan-RI, Nawir Gassing, mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada tanggal 4 November 2025, proyek yang didanai dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2025 tersebut diduga tidak melalui proses penggalian pondasi yang seharusnya. “Para pekerja terlihat menempelkan adukan semen langsung di atas tanah maupun melakukan plesteran ketanah bagian sisi bawah, tanpa adanya struktur dasar yang kuat,” ujarnya.

Temuan ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai kualitas dan daya tahan drainase yang sedang dibangun. Penggunaan batu gunung lama sebagai bagian dari pondasi juga menjadi perhatian utama, mengingat potensi dampaknya terhadap kekuatan struktur secara keseluruhan.

Lembaga Elhan-RI mendesak Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Takalar untuk segera turun tangan melakukan inspeksi menyeluruh di lokasi proyek. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

“Jika hanya ditempel begitu saja, drainase pasti akan cepat rusak. Air yang menggenang pun belum dikeringkan sebelum diberi semen,” keluh Hasbuddin Toro, menyoroti potensi masalah yang akan timbul akibat metode pengerjaan yang dianggap tidak tepat.

Sementara itu, pihak pelaksana proyek dan konsultan pengawas dari CV. Mega Putra Engineering, yang dikenal dengan sapaan Dg. Siriwa, saat dikonfirmasi oleh awak media menyatakan, “Apanya yang diduga asal jadi, kan pekerjaan belum selesai.”

Proyek dengan Nomor Kontrak 167/PPK-PUTRPKP/SPK/X/2025 ini diharapkan dapat meningkatkan sistem drainase di lingkungan Kalabbirang. Namun, jika pelaksanaan proyek tidak mengikuti prosedur yang benar, manfaat yang diharapkan dari proyek ini dikhawatirkan tidak akan bertahan lama dan berpotensi merugikan masyarakat setempat.

#Rusdi Saputra

Tinggalkan komentar

Quote of the week

Jangan malas untuk belajar karena ilmu adalah harta, yang bisa kita bawa kemanapun tanpa membebani kita.”

~ Adv. Mirwan.,SH.,MH

@ 2025 – www.liputan888.com – Hak Cipta Dilindungi Undang-undang