
Jeneponto//liputan888 – Selasa, 23/12/2025
Rencana pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) RAPI Kabupaten Jeneponto kembali menuai sorotan dari anggota RAPI Wilayah Bangkala dan Bangkala Barat. Kali ini, perhatian tertuju pada munculnya sejumlah persyaratan calon Ketua Wilayah yang dinilai tidak lazim karena hadir sebelum Muswil digelar.
Rahman JZ 24 ALY menilai, segala bentuk aturan strategis dalam organisasi semestinya dibahas dan disepakati melalui forum Muswil sebagai wadah musyawarah tertinggi di tingkat wilayah. Menurutnya, kemunculan persyaratan tersebut justru menimbulkan tanda tanya besar di kalangan anggota.
“Aturan itu mestinya lahir di Muswil, bukan muncul lebih dulu. Ini jadi terasa sedikit konyol, karena ada beberapa persyaratan yang sudah dimuat dalam formulir calon ketua. Pertanyaannya, ini kesepakatan dari mana?” ujar Rahman.
Ia bahkan menyebut kondisi ini berpotensi memunculkan dugaan adanya skenario tertentu dalam proses Muswil, jika tidak segera dijelaskan secara terbuka oleh panitia.
“Kalau tidak transparan, wajar kalau anggota bertanya-tanya, jangan-jangan ada permainan,” tambahnya.
Sementara itu, Abd Talib JZ 24 DGT menekankan bahwa ketua panitia Muswil yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan seharusnya segera mengambil langkah konkret untuk melaksanakan Muswil, sekaligus bertanggung jawab menjelaskan asal-usul persyaratan calon ketua yang telah beredar.
“Formulir calon ketua dibagikan dalam waktu yang sangat mepet dan harus segera dikumpulkan. Padahal, persyaratan yang diminta itu tidak mungkin diselesaikan dalam waktu satu atau dua hari,” kata Abd Talib.
Menurutnya, kondisi tersebut patut dipertanyakan karena berpotensi menutup ruang bagi anggota lain untuk berpartisipasi secara adil.
“Ini benar-benar perlu dipertanyakan. Ini persyaratan atau justru semacam jebakan?” tegasnya.
Atas situasi tersebut, anggota RAPI Wilayah Bangkala dan Bangkala Barat berharap Muswil segera dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan keterbukaan, serta melibatkan seluruh unsur organisasi secara aktif.
Mereka menegaskan bahwa Muswil bukan hanya agenda formal, melainkan forum penting untuk menjaga marwah dan wibawa organisasi RAPI agar tetap berjalan sesuai AD/ART dan nilai-nilai musyawarah.
Red…

Tinggalkan komentar