
TAKALAR // liputan888 – Kondisi lingkungan di ruas jalan poros Kecamatan Galesong Utara, tepatnya di wilayah Desa Bontolebang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan tajam. Tumpukan sampah terlihat menggunung memenuhi bahu jalan di kedua sisi jalur utama tersebut, menimbulkan pemandangan yang tidak sedap, bau menyengat, serta dikhawatirkan mengganggu kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas.
Berdasarkan dokumentasi yang diambil pada Rabu, 20 Mei 2026, terlihat jelas berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, kemasan makanan, kardus, hingga limbah rumah tangga, menumpuk begitu saja di pinggir jalan. Padahal, lokasi ini merupakan jalur lalu lintas utama yang sangat padat, menjadi akses penghubung vital bagi warga yang bergerak dari dan menuju pusat pemerintahan kecamatan hingga ke pusat Kabupaten Takalar.
Melihat kondisi yang semakin memprihatinkan ini, Rusdi salah satu anggota tim investigasi Lembaga Elhan RI menyayangkan lemahnya penanganan persoalan persampahan di daerah tersebut. Ia menilai, permasalahan ini bukan hal baru, namun belum terlihat adanya langkah penanganan yang tuntas dan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Takalar.
“Kami melihat langsung kondisi di lapangan, sampah menumpuk menggunung di pinggir jalan utama, ini tentu sangat memprihatinkan. Harapan kami, Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar harus jauh lebih serius, lebih tanggap, dan memiliki komitmen kuat dalam menangani masalah persampahan ini,” ungkap anggota tim investigasi tersebut.
Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat, kenyamanan lingkungan, dan citra pemerintahan. Menurutnya, penumpukan sampah di jalur utama seperti ini menunjukkan adanya kelalaian dalam pemantauan, pengangkutan, maupun penegakan aturan yang berlaku.
“Jangan sampai persoalan sampah ini dibiarkan berlarut-larut. Diperlukan langkah nyata, mulai dari penambahan frekuensi pengangkutan, penyediaan tempat pembuangan yang layak, hingga penindakan tegas bagi yang membuang sampah sembarangan. Kami berharap Pemkab Takalar segera bergerak cepat demi kenyamanan dan kesehatan seluruh masyarakat,” tambahnya.
Warga setempat pun mengaku sudah resah, karena tumpukan sampah tersebut bukan hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menjadi sumber penyakit dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata yang dilakukan oleh instansi terkait untuk membersihkan tumpukan sampah yang berada di lokasi tersebut.
Red…

Tinggalkan komentar