Pessel – liputan888 // Enam orang nama-nama pemilik Ekskavator yang melakukan aktivitas pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit secara ilegal yang berada di dua kecamatan, di Tapan dan di kecamatan Lunang, kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat, nama pemilik Ekskavator berserta keterangan  di berikan ke Kadishut Sumbar Dr. Ferdinal Asmin,S.TP,MP. Via WhatsApp, Saptu (18/4/2026) .

Berdasarkan peta kawasan hutan Sumbar, SK 35  di kabupaten Pesisir Selatan ada kawasan hutan produksi konversi (HPK)  yang berada di kecamatan Basa Ampek Balai Tapan dan kecamatan Lunang dengan luas + – 14 ribu hektare, Hutan yang berada di dua kecamatan ini hampir punah.

Dibawah nama nama pelaku perambahan hutan produksi konversi ( HPK)

(1) Doni alamatnya di nagri Pasar Tapan kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Ekskavator doni merambah hutan produksi konversi wilayah Tapan.

Doni dikonfirmasi dia mengatakan ” Ekskavator merk Hitachi itu milik saya, saya hanya mengambil uang jasa perambahan hutan, jika ada petugas lakukan razia tolong di informasikan ke saya ”  Ujar Doni.

(2) Zoni B alamatnya di nagari Tanjung pondok Tapan, Dua unit Ekskavator milik Zoni juga merambah hutan produksi konversi wilayah Tapan ” Ekskavator itu milik Handoyo ” Dalihnya Zoni saat dikonfirmasi.

(3) Bakok alamatnya di nagari Dusun Baru Tapan, Bakok berkerja merampas kebun masyarakat di kelompok Tani Bina Mandiri dan di kelompok Tani Miskin, kelompok Tani Aladin, selain dari itu Bakok juga merambah hutan gunakan Ekskavator yang dia Rentalnya tiga unit.

(4) Debi Alamatnya di nagari Koto Enau Tapan ‘ Ekskavator Debi dirental oleh Sengol untuk melakukan aktivitas pembukaan kebun sawit di kawasan hutan produksi konversi di kecamatan Lunang.

(5) Handoyo alamatnya di nagari Lunang dua blok C Ekskavator milik Handoyo merambah hutan produksi konversi wilayah Lunang.

(6) Husen Alamatnya di nagari Lunang tiga, blok D Ekskavator milik Husen merambah hutan produksi konversi wilayah Lunang.

Hasil investigasi awak media menemukan Sembilan unit ekskavator yang melakukan aktivitas pembukaan lahan untuk kebun kelapa sawit secara ilegal yang berlokasi di Tapan dan di Lunang “Kadishut Sumbar diminta ambil tindakan tegas, selamatkan hutan dari tangan- tangan mafia”

Red….

Tinggalkan komentar

Quote of the week

Jangan malas untuk belajar karena ilmu adalah harta, yang bisa kita bawa kemanapun tanpa membebani kita.”

~ Adv. Mirwan.,SH.,MH

@ 2025 – www.liputan888.com – Hak Cipta Dilindungi Undang-undang